Logo Toko MDToko MD

Sejarah Permainan Domino dari Tiongkok hingga Era Digital

sejarah permainan domino

Sejarah permainan domino menyimpan cerita panjang tentang perubahan permainan dari masa ke masa. Di balik keping bertitik yang terlihat sederhana, ada tradisi bermain yang berkembang di berbagai wilayah dunia.

Domino memiliki akar di Tiongkok, sementara bentuk Baratnya berkembang di Eropa beberapa abad kemudian. Perjalanan tersebut melahirkan beragam susunan keping dan cara bermain yang masih dikenal sampai sekarang.

Apa Itu Permainan Domino

Domino adalah perlengkapan permainan berupa keping persegi panjang dengan dua kelompok nilai pada permukaannya. Pada jenis Barat, kedua bagian tersebut biasanya dipisahkan oleh garis di tengah.

Nilainya ditunjukkan melalui jumlah titik yang disebut mata domino. Set double-six memiliki 28 keping dengan pasangan nilai dari kosong sampai enam.

Dalam permainan sambung yang umum dikenal, pemain bergiliran memasang keping dengan mencocokkan nilai pada ujungnya. Tujuannya dapat berupa menghabiskan keping atau mengumpulkan poin, bergantung pada aturan permainan.

Sejarah Permainan Domino dan Perkembangannya

Perjalanan domino mencakup perubahan bentuk, istilah, dan kebiasaan bermain. Berikut empat bagian penting untuk memahami perkembangannya.

1. Jejak Awal Domino di Tiongkok

Asal-usul domino biasanya ditelusuri ke Tiongkok, dengan sejumlah kisah yang mengaitkannya dengan abad ke-12. Namun, tahun penciptaan dan identitas penemunya belum dapat dipastikan.

Salah satu naskah lama yang membahas domino dikenal sebagai Xuanhe paipu dan dikaitkan dengan Qu You. Riwayat ini memperlihatkan bahwa domino telah memiliki tradisi permainan tersendiri sebelum berkembangnya versi Barat.

Pola titik domino Tiongkok berkaitan dengan kemungkinan hasil lemparan dua dadu. Hubungan ini membantu menjelaskan mengapa susunan titiknya menyerupai permukaan dadu.

2. Berkembang di Eropa pada Abad ke-18

Domino versi Barat mulai dikenal di Italia dan Prancis pada pertengahan abad ke-18. Meski memiliki kemiripan dengan domino Tiongkok, hubungan langsung antara keduanya masih diperdebatkan.

Pada akhir abad tersebut, domino juga telah dikenal di Inggris. Permainan ini kemudian menjadi bagian dari kegiatan bersantai dan berkumpul di berbagai lingkungan masyarakat.

Perkembangannya berlanjut hingga Amerika, tempat domino sudah hadir pada akhir abad ke-18. Temuan keping dari bangkai kapal dagang di lepas pantai Delaware menjadi salah satu bukti perjalanan permainan tersebut.

3. Perbedaan Susunan dan Bahan Keping

Domino Tiongkok tradisional memiliki 32 keping dan tidak menggunakan bagian kosong. Sebagian kombinasi titiknya muncul lebih dari sekali, berbeda dengan set double-six Barat yang berisi 28 pasangan unik.

Bahan pembuatannya juga berubah sepanjang sejarah permainan domino. Keping Eropa awal dibuat dari tulang, kemudian dikenal pula keping dengan bagian belakang kayu eboni.

Set berbahan kayu yang lebih murah dan kemudian plastik membuat domino semakin mudah diperoleh. Perubahan bahan tersebut membantu memperluas penggunaannya sebagai perlengkapan hiburan sehari-hari.

4. Asal-usul Sebutan Domino

Salah satu penjelasan menghubungkan nama domino dengan pakaian bertudung untuk pesta topeng di Prancis. Warna hitam putih keping dianggap menyerupai pakaian tersebut.

Istilah pakaian itu sendiri berkaitan dengan tudung yang dipakai rohaniwan Prancis pada masa sebelumnya. Penjelasan ini memperlihatkan jejak budaya Eropa dalam sebutan domino yang digunakan sekarang.

Domino di Indonesia dan Era Digital

Di Indonesia, salah satu permainan domino yang dikenal luas adalah gaple. Permainan ini menggunakan set 28 keping dan memiliki variasi aturan, termasuk permainan perorangan maupun berpasangan.

Dalam gaple, pemain memperhatikan nilai pada ujung susunan untuk menentukan keping yang bisa dipasang. Ketika permainan terhenti, jumlah mata pada keping tersisa dapat menjadi dasar penentuan pemenang.

Sejarah permainan domino berlanjut ke media digital melalui permainan di komputer dan ponsel. Aplikasi seperti Dominoes PlayDrift menyediakan pilihan bermain melawan komputer maupun bersama pemain lain secara daring.

Peralihan tersebut memungkinkan orang bermain tanpa membawa satu set keping fisik. Pilihan mode juga memberi kesempatan mencoba beberapa variasi melalui perangkat yang sama.

Mengapa Domino Tetap Menarik untuk Dimainkan

Daya tarik domino dapat dipahami dari perpaduan aturan dasar yang sederhana dan pilihan langkah yang beragam. Mencocokkan titik mudah dipahami, tetapi menentukan keping mana yang dimainkan lebih dulu membutuhkan pertimbangan.

Misalnya, keping yang dikeluarkan bisa mengubah nilai yang tersedia pada ujung susunan. Karena itu, pemain perlu memperhatikan keping sendiri sekaligus mengikuti perubahan permainan di meja.

FAQ Seputar Sejarah Permainan Domino

1. Dari negara mana permainan domino berasal?

Akar domino ditelusuri ke Tiongkok. Sementara itu, bentuk Barat yang banyak dikenal sekarang berkembang di Eropa.

2. Siapa pencipta permainan domino?

Identitas penciptanya belum diketahui secara pasti. Cerita tentang penemu tertentu tidak cukup untuk menetapkan satu orang sebagai pencipta domino.

3. Kapan domino dikenal di Eropa?

Domino versi Barat mulai dikenal pada abad ke-18. Italia dan Prancis termasuk wilayah awal perkembangannya.

4. Apakah semua set domino berisi 28 keping?

Tidak, jumlah tersebut berlaku untuk set double-six. Ada pula set lebih besar, seperti double-nine dengan 55 keping.

5. Apakah gaple sama dengan domino?

Gaple merupakan salah satu permainan yang menggunakan domino. Domino sendiri dapat dipakai untuk berbagai jenis permainan dengan aturan berbeda.

Lengkapi Pengalaman Bermain Bersama Toko MD

Setelah mengenal sejarah permainan domino, kamu bisa menikmati permainan favorit dengan wawasan baru. Untuk kebutuhan top up HGI, kunjungi Toko MD.

Pilih produk dan nominal yang sesuai dengan kebutuhan akunmu. Pastikan User ID serta nama akun sudah benar sebelum melanjutkan pembayaran.